Ruqyah adalah salah satu do'a dan obat bagi orang yang lagi sakit maupun ada gangguan dari Jin dan Setan. Maka dari itu Ruqyah salah satu cara efektif obat.
Penyebab Kesurupan dikarenakan orang tidak mampu mengontrol diri dari jin maupun setan dalam tubuh.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan: “Sesungguhnya
meruqyah termasuk amalan yang utama. Meruqyah termasuk kebiasaan para
nabi dan orang-orang shalih. Para nabi dan orang shalih senantiasa
menangkis setan-setan dari anak Adam dengan apa yang diperintahkan Allah
dan Rasul-Nya”. [1]
Tata cara Meruqyah Diri Sendiri dan Oranglain :
Persiapan Ruqyah
1) Wudhu (jangan terburu-buru) seperti biasa sebelum ruqyah.
2) Niatkan dan yakin sedalam mungkin hati ini untuk meruqyah bukan untuk sombong atau pamer !!
"Ya Rahman ya rahim , ridhoilah diri ini untuk mampuh dan bisa menyembuhkan dan mengeluarkan segala penyakit dan gangguan dalam tubuh ini"
3) Lihat Jari Telunjuk dan Fokuslah bahwa jari ini mampu meruqyah dan minta ridho-nya dari Allah SWT.
4) Mengikhlaskan niat dan jangan pernah ada rasa ragu dalam setiap bacaan do'a dan ayat
Cara Kerja
1) Pegang punggung dan membacakan :
- Bismillah 3x
- A'uudzu Bi 'Izzatillahi Wa Qudratihi Min Syarri Maa Ajidu Wa Uhaadziru 7x
- Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir
2) Membaca Ayat Al-Qur'an sambil mengusap-usap di punggung tulang rusuk bagian bawah :
- Al-Fatihah
- Al-Falaq
- An-Naas
- Al-Ikhlash
- Al-Kafirun
- Ayat Kursi
- Al-Baqarah 1-5
- 3 Ayat terakhir Al-baqarah.
- Shalawat Nabi (seperti biasa)
3) Sesudah membaca Ayat Al-Qur'an, Jari Telunjuk yang mengarah ke punggung tepatnya di tulang rusuk bagian bawah tarik keatas sampai ke leher sambil membacakan kalimat Tammah :
- A’uudzu bikalimaatilaahit taammati min syarri maa kholaq.
- A’uudzu bikalimaatillahit taammati min kulli syaithonin wa haam matin wa mingkulli ‘aiinin laammah.
- A’uudzu biwaj’hillaahil kariim
Wa bikalimaatil laahit taammaatil latii laa yujaawizuhunna barrun wa laa faajirun
min syarri maa yanzilu minas’sama’i
Wa min syarri maaya’ ruju fiiha
Wa min syarri maa dzaro-a fiil ardhi
Wa min syarri ma yakh’ruju minhaa
Wa min fitanil laili wan nahaari
Wa min thowaariqil laili wan nahaari illa thooriqon
Yath’ruqu bikhoirin ya rahman.
4) Ketika sudah ada reaksi seperti mau muntah atau efek lainnya, bacakan :
- Ukhruj ya aduwallah 7x
- Bismillahilladzi La Yadhurru Ma’asmihi Syai’un fil Ardhi wa Laa fis Sama’i wa Huwas Sami’ul ‘Alim , Jari telunjuk berada di antara bahu belakang dan leher belakang dan sambil di tekan .
5) Katakan pada orang yg lagi sakit : Keluar musuh allah jangan kau berdiam dan berkumpul di tubuh ini , jangan menghalang halangi dalam kebaikan. Jangan lupa dengan perjanjian Nabi Sulaiman Nabi Allah dengan kalian.
Wahai para jin dan setan yang berada di dalam kaki tangan, di dalam badan dan di kepala , cepat keluar lewat dari muntah , cepat keluar !
6) Lakukan terus menerus dan jangan sampai bosan, sampai ada efek-efek yang tidak ada sebelumnya.
PENGINGAT: Innamal A’malu Binniyat (“Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya")